Penggunaan Yoga Block

Praktisi yoga pemula hingga profesional yoga, dapat menggunakan blok yoga sebagai alat bantu dalam berlatih asana dalam berlatih yoga. Berikut ini adalah macam kegunaan dari yoga block :

* Menopang pinggul dan lutut
Dengan duduk di atas sebuah (atau dua) block saat melakukan pose yang mengharuskan tulang duduk berada di atas matras seperti pada pose Virasana atau pose Eka Pada Rajakapotasana dapat membantu membuat posisi tulang duduk lebih nyaman. Yoga block juga sangat membantu jika terasa ketegangan pada lutut saat pose duduk yang mengharuskan lutut menyentuh alas (pose forward bend) atau pose duduk yang sederhana lainnya.

* Alat bantu keseimbangan dalam pose berdiri
Praktisi yoga pemula biasanya sangat sulit menemukan keseimbangan dalam pose-pose berdiri di lantai. Bahkan bagi praktisi yang berpengalaman akan ada saat yang mengharuskannya menggunakan alat bantu misal saat kondisi sedang tidak baik atau sedang cedera. Block yoga membuat jarak ke lantai lebih pendek di pose Ardha Chandrasana yang mengharuskan satu tangan di tanah dan satu kaki sejajar dengan matras, sambil membuka sisi depan tubuh Anda, menatap ke lengan yang berlawanan terangkat lurus ke atas. Juga saat kepala tidak bisa menyentuh lantai di Prasarita Padottanasana, block yoga membantu menopang kepala tanpa harus menyentuh lantai.

* Menyempurnakan pose yoga
Block ditempatkan di antara paha untuk memastikan bahwa kaki benar-benar selaras dalam pose-pose yoga seperti Setu Bandasana atau Urdhva Dhanurasana di mana kadang kecenderungan kaki melebar ke samping. Bahkan dapat digunakan dalam pose-pose yang lebih mendasar seperti Chaturanga Dandasana dan Adho Mukha Svanasana untuk memastikan bahwa kaki aktif setiap saat.

Masih ada banyak lagi penggunaan block yoga yang sangat berguna bagi praktisi pemula maupun praktisi profesional. Cobalah!

Yoga di Kantor

Jarang bergerak karena harus duduk di kantor setiap hari bisa membuat punggung kaku sehingga rasanya mengganggu bahkan terasa sakit ketika digerakkan. Kalau kondisi semacam ini sudah terjadi, tindakan apa yang biasa Anda lakukan untuk meredakannya?

Beberapa orang ada yang memilih pijat sebagai solusinya. Tentu saja pijat bisa melemaskan kekakuan pada bahu maupun otot, namun tahukah Anda bahwa ada solusi yang lebih ampuh daripada pijat? Dengan hanya melakukan beberapa gerakan yoga yang tepat maka kekakuan pada otot dapat diatasi.

Beberapa pilihan gerakan yoga yang bisa dilakukan sambil duduk di kursi kantor ini sangat bermanfaat bagi otot punggung yang kaku dan bisa dilakukan saat ada sedikit waktu senggang.

1. Mengangkat tangan

Pose yoga sambil duduk pertama yang bisa Anda lakukan dengan mudah adalah duduk dengan posisi tulang belakang tegak lurus serta tangan diarahkan lurus ke atas dan terbuka lebar.

Lakukan hal ini sembari menarik napas dalam-dalam, kemudian hembuskan. Saat Anda menghembuskan napas, bawa tubuh ke belakang dengan sedikit menekuk punggung dan dada bagian atas mengikuti bentuk kursi. Tahan gerakan ini selama beberapa detik, lalu perlahan lepaskan tangan di sisi samping tubuh Anda.

2. Twist

Masih dengan posisi duduk di kursi dan punggung tegak lurus. Mulai dengan ambil dan buang napas, kemudian letakkan kedua tangan pada pegangan kursi dan mulailah memutar tubuh Anda secara bergantian ke sisi kanan dan kiri perlahan-lahan. Cara ini bisa membantu meredakan sakit punggung akibat terlalu lama duduk dan membungkuk.

3. Side angle

Tetap dalam posisi duduk dengan kedua kaki menyentuh lantai. Lalu bawa ujung jari tangan kanan Anda ke lantai dan letakkan di samping kaki, dengan posisi tangan kiri dibiarkan lurus ke atas. Tarik napas panjang saat Anda mulai memiringkan badan dan meletakkan tangan kanan ke bawah, lalu tahan selama beberapa detik. Lakukan hal yang sama secara bergantian, dengan tangan kiri diletakkan di kaki dan tangan kanan tegak lurus ke atas.

Dan tentu saja masih banyak gerakan yoga lainnya yang bisa dicoba untuk meredakan rasa kaku pada punggung untuk dipraktikkan sehari-hari. Di Yogakarta yoga teacher training kamu bisa mendapatkan segala informasi lengkap mengenai pose yoga beserta manfaatnya.

 

Penyebab Sakit Punggung

images
Banyak orang mengalami gangguan seperti sakit punggung, khususnya para pegawai kantor yang duduk sepanjang hari. Dimulai dari bangun pagi saat duduk untuk sarapan, lalu mengendarai kendaraan atau duduk di bis hingga tiba di kantor. Rutinitas aktifitas duduk yang terlalu lama ini dapat menyebabkan otot hamstring dan otot illiopsoas menjadi pendek dan mengakibatkan tekanan pada punggung dan dapat menjalar hingga ke pinggang.
 
Hal yang sama dapat terjadi kepada atlet atau orang-orang yang beraktifitas normal. Apa penyebabnya? Bisa karena menahan beban latihan atau olahraga seperti lari, gerakan melompat, atau gerakan dinamis yang cepat bisa menyebabkan ketegangan pada punggung bagian bawah. Jika hal ini terus berulang terus tanpa diimbangi dengan peregangan otot maka cedera bisa terjadi.
 
Gejala awalnya bisa muncul dari rasa punggung yang kaku dan sakit saat digerakkan sehingga mengganggu aktifitas dalam bergerak. Jika sudah parah maka akan terjadi perubahan pada postur tubuh dan bahkan memerlukan operasi yang menelan biaya cukup besar untuk mengembalikan postur tubuh ke posisi semula.
 
Pada program Yoga Teacher Training Modul 3 (50jam), Yogakarta School memberikan materi tentang anatomi tubuh dan gerakan-gerakan yoga yang sesuai bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Dengan gerakan yang sesuai dan dilakukan secara kontinu maka sakit pada bagian tubuh tertentu bisa berangsur membaik.

Kualitas Unik Ashtanga Yoga

Tidak semua aliran yoga memiliki fokus pada keselarasan nafas, gerakan dan dristhi seperti yang dimiliki oleh Ashtanga Yoga. Kombinasi tiga resep ajaib inilah yang mebawa fokus pada mental dan koneksi dengan tubuh yang terpusat melalui praktik sehari-hari.
 
Dalam Hatha Yoga Pradipika (bab 2, ayat 2) dikatakan dengan jelas bahwa yoga adalah latihan yang berfokus pada nafas dan hanya dengan mengendalikan nafas kita dapat mulai mengendalikan pikiran.
 
Merupakan suatu kualitas unik dari Ashtanga Yoga yang menekankan keselarasan dengan cara yang relevan sesuai kebutuhan masing-masing praktisi. Seorang guru yoga yang baik akan selalu membantu siswa untuk menemukan keseimbangan antara kekuatan dan fleksibilitas. Ini juga merupakan salah satu faktor penentu dari nilai keselarasan tersebut.
 
Di Yogakarta School setiap peserta program Yoga Teacher Training Modul 1 (30 jam) dan Modul 2 (70 jam) akan mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya keselarasan dalam melakukan setiap asana.

Manfaat Bolster

DSC00077

Bolster merupakan bantal yang lebih padat dan berbentuk persegi panjang atau bundar. Tujuan penggunaan bolster utamanya adalah menciptakan relaksasi, membantu melunakkan postur, dan membantu membuka tubuh.
Bolster biasanya banyak digunakan dalam kelas prenatal yoga, yoga restoratif, dan Iyengar yoga dan sangat disarankan untuk digunakan bagi para praktisi yoga yang memiliki kebutuhan khusus atau mereka yang sedang dalam kondisi cedera karena dapat membantu mencapai postur yang diinginkan tanpa menambah rasa sakit pada bagian yang cedera.

Di www.Yoga-Karta.com/shop tersedia boster untuk membantu latihan yoga. Dengan bahan yang berkualitas mampu menyangga tulang punggung hingga kepala dan bisa menyesuaikan dengan lekuk punggung pengguna. Bisa dibeli secara satuan maupun satu paket dengan blok dan belt.

Harga paket Yoga-Karta yoga props (1 bolster, 1 blok, 1 belt) hanya Rp450.000 saja. Untuk pemesanan silakan kontak 0813-2865-6949 / 0813-2872-101

Apakah trigger point therapy?

armpain1

Trigger point therapy merupakan sebuah sebuah teknik kerja tubuh yang menggunakan tekanan untuk melemaskan bagian tissue pada otot dengan tujuan meredakan rasa sakit dan disfungsi pada beberapa bagian tubuh. Trigger point therapy pertama dikembangkan oleh Dr. Janet Travell di Amerika pada tahun 1940an. Dan menjadi dikenal setelah beliau menjadi terapis Presiden John F. Kennedy untuk tritmen sakit punggung yang dideritanya. Terapi yang digunakan Dr. Jane pada trigger point adalah dengan menyuntikkan saline dan procaine pada bagian trigger point.

Di tahun 1970, Bonnie Prudden seorang ahli terapi kebugaran dan latihan fisik menemukan bahwa hanya dengan memberikan tekanan yang berkesinambungan pada area trigger point juga dapat memberi manfaat dalam meredakan sakit. Ia mengembangkan teknik ini bertahun-tahun dan menyebutnya sebagai tritmen myotherapy yang bermanfaat bagi penderita yang merasa kesakitan dengan suntikan saline dan procaine.

Macam penyebab trigger point antara lain : hipoglikemia, kekurangan vitamin B6, alergi makanan, trauma cedera, postur buruk, susunan tulang yang tidak simetris, bekerja terlalu keras, atau penyakit pada saluran pencernaan seperti iritasi usus.

Trigger point therapy sangat berguna bagi orang yang mengalami kondisi artritis, sindrom carpal tunnel; sakit kronis pada punggung, lutut, dan bahu; sakit kepala; keram menstruasi; ,multiple sclerosis, otot keram, tegang dan lemah; nyeri paska operasi; linu panggul / pinggang; nyeri pada tulang temporal (dua sendi pada rahang dekat telinga; radang / iritasi pada tendon; dan cedera whiplash.

-Sumber artikel : Encylopedia-

Untuk lebih mengenal mengenai trigger point therapy, YogaKarta International Yoga School dalam program Yoga Teacher Training modul 3 (50 Jam) memberikan pengetahuan tentang anatomi dan teknik trigger point therapy yang dapat sangat membantu dalam mengatasi cedera saat berlatih yoga maupun cedera otot yang disebabkan oleh hal lain.

 

Hello Yogyakarta!

We have just launched our new website!

Please join us for our Weekly Yoga Classes in Yogyakarta.